More Muzik, maybe

Yes, i cannot let go of the music yet.

Walaupun ada yang mengeluarkan pernyataan haram atau sejenisnya, maaf, saya belum bisa untuk sekarang. Karena gak ada ide nulis apapun, dan saya lagi pingin banget update blog, saya mau bercerita tentang musik favorit saya aja. I know, maybe most of the readers will not give a da** care about my fav music. But I don’t care, I just want to share it hahahaha.

Akhir akhir ini, saya lebih senang mendengarkan instrumental terutama dari  ghibli. Favorit saya adalah aransemen untuk ‘Nausicaa: the Valley of the wind’ bagian theme song. Berikut video nya:

Kesan yang saya dapatkan dari dengerin aransemen Nausicaa diawali dengan musik yang intens, karena memang movie nya bercerita tentang dunia yang alamnya sudah rusak dan menjadi tempat yang cukup keras bagi manusia. Lalu ada part yang sedih, terutama ketika choir nya mulai. Lalu yang menyenangkan, di akhir, adalah part yang membuat pendengarnya terasa bisa bernafas lega. Oke, I’m sorry for my bad interpretation but I don’t know any other way to express it.

Singkat kata, karena banyaknya masalah sama tugas-tugas yang semakin menumpuk, saya jadi senang ketika mendengarkan ghibli. Alhasil, saya juga jadi keranjingan sama musik-musik Jepang lainnya. Atau yang sejenis nya. Kayaknya saya udah lamaa banget gak ngikutin musik luar negeri bahkan dari negara sendiri. Paling saya puter berulang-ulang lagu-lagu Nidji yang jadi soundtrack tenggelamnya kapal Van der Wijck atau di film 5 Cm. Untuk musik barat-baratan, saya sekarang malah jadi suka banget sama Birdy karena lagu People help the people nya. Tapi yang saya favorit kan dari Birdy adalah Keeping your Head Up. Selain dari itu, saya puter berulang-ulang lagu Julie Fowlis yang sebagian besar liriknya bahasa Gaelic (tapi musiknya, parah, keren banget).

Untuk musik dari asia, saya sekarang udah gak terlalu berminat sama boyband atau girlband. Mungkin hanya satu atau dua yang saya suka lagunya (bukan grupnya). ketimbang grup idol, sekarang saya suka banget sama musik karyanya Kenshi Yonezu dan Illion. Kenshi Yonezu, mungkin yang saya favoritkan, terutama lagunya Orion yang jadi ending ost. sangatsu no lion. Berikut videonya:

Uniknya dari Kenshi Yonezu ini, dia jarang banget tampil di TV, bahkan live concertnya pun terbilang gak pernah kedengeran. Apa dia kurang terkenal? eitts, jangan salah. Dia salah satu yang punya penjualan album terbanyak di Jepang. Bahkan namanya selalu nongol di urutan atas music chart. Terlebih, banyak lagu yang dibikinnya dijadiin soundtrack film atau anime. Nah, kurang terkenal apa? bahkan, di salah satu wawancara TV (dan itu pertama kalinya dia di wawancara!!), ada salah satu koleganya yang menyebut dia sebagai si jenius dalam 10 tahun (gak tahu bener atau gak terjemahannya, soalnya saya ngartiin secara harfiah aja haha). Dan lagunya yang baru ini rilis, duet bareng penyanyi cewek lainnya untuk soundtrack film: ‘uchi age hanabi etc.etc. ‘ (saya gak inget full title nya soalnya panjang wkwkwk). Pokoknya si film ini dibikin sama produser Kimi no na wa yang jadi hits di tahun lalu.

Illion. Ini mungkin gak terdengar kayak orang Jepang, tapi percayalah, dia orang Jepang. Bukan nama aslinya memang. dan dia gak debut sebagai Illion dulu, tapi dia debut bareng sama teman se-band nya, Radwimps. Ini juga termasuk band yang lagi terkenal dan hits banget di Jepang. Tapi, sang vokalis rupanya ingin membuat musik yang berbeda dibandingkan Radwimps yang lebih kental unsur J-pop nya. Jadilah terlahir illion. Yang paling saya favoritkan adalah lagunya ‘Miracle’ dan ‘Banka’. Kalau penasaran silakan cari di yutub aja. Khusus untuk Banka, lagunya terasa lebih ngena buat yang lagi kesepian dan kesusahan (apalah ini haha) karena memang dibikin untuk soundtrack adaptasi Live action nya Tokyo Ghoul. Saya lagi males nyerita apa itu Tokyo Ghoul, tapi percayalah bahwa itu adalah salah satu manga best seller yang ceritanya ngebikin greget.

Musik lainnya yang lagi saya senangi adalah cover dari beberapa lagu vocaloid (yang macem macem hatsune miku gitu). Terutama yang sekarang lagi terkenal adalah 天月 (amatsuki) dan 96neko yang suaranya enakeun walaupun nyanyi lagu vocaloid yang rata-rata nadanya tinggi. Dan yang lebih saya favoritkan adalah 粉ミルク (kona miruku) yang lebih sering cover lagu-lagu dari band Back Number.

Mungkin postingan kali ini gak terlalu banyak faedahnya haha. Cuma menuangkan isi kepala yang lagi lieur sih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s