Saya Hidup dari Pertolongan Orang Lain

Quotation-Mestakung-inspirational-help-dreams-universe-Meetville-Quotes-233222

“Karena saya hidup dari pertolongan orang lain. Maka, kali ini giliran saya yang memberikan pertolongan. ”

Ingin rasanya tiba di suatu masa ketika saya kemudian berkata hal seperti itu. Kata-kata yang pernah diucapkan seorang tamu di Kick Andy yang memberikan pengaruh positif dan motivasi besar pada orang-orang yang ia temui. Ingin rasanya tiba di masa ketika saya sudah bisa menghidupi diri sendiri, cukup mapan, dan tidak mempermasalahkan urusan-urusan sepele, termasuk urusan uang. kemudian pada masa itu, saya berdiri tegak bersama orang-orang hebat lainnya, yang kemudian siap memberikan bantuan sekecil apapun pada lingkungan sekitar. Mengapa? karena saya merasakan hal yang sama. Sampai saat ini saya telah hidup berkat pertolongan orang-orang sekitar saya. Tak terhitung jumlahnya bila saya mengingat-ngingatnya.

Masih ingat ketika duduk di bangku sekolah, kalau bukan karena do’a dari ibuku, pertolongan guru-guruku, persahabatan dengan teman-temanku, mungkin aku hanya sekolah sekadar untuk memenuhi wajib belajar 9 tahun yang kemudian harus putus di tengah jalan karena tidak ada biaya. Dan kemudian saya mungkin tidak pernah akan berani bermimpi untuk kuliah, atau bahkan sekedar punya keinginan untuk melanjut setelah lulus SMA. Mungkin saya berakhir seperti kebanyakan anak SMA di daerah saya: bekerja di garmen, berangkat pagi dan pulang malam, seperti santri pengajian. Ups, bukan berarti itu pekerjaan buruk, tapi, kalau misalkan semua orang hanya berpikiran instan seperti itu, apa yang akan berubah dari kehidupan masyarakat kita? Lalu kemudian menjalani rutinitas kehidupan dengan ritme seperti itu, yang sesungguhnya bekerja pada perusahaan asing.

Oke, satu poin lagi: bukan berarti yang kuliah bisa lebih baik. Tapi, apa kita bisa menjamin kita bisa melakukan yang terbaik saat menyerah untuk tidak mendapatkan pendidikan tinggi?

“Semesta mendukung” Kata-kata sihir dari Prof. Yohanes Surya di bukunya yang juga berjudul Semesta Mendukung atau MESTAKUNG. Di bukunya ia menceritakan perjalanan anak-anak olimpiade fisika dalam perjuangan mereka menjadi juara dunia. Oke, itu karena mereka termasuk anak jenius. Tapi yang membuat saya mengambil kata mestakung disini adalah betapa kata-kata tersebut memang benar adanya. Sebuah kata sihir, kalau bahasa agak filosofisnya. Ketika kamu ingin mencapai sesuatu positif, dan yakin akan mencapai itu, maka lingkunganmu, orang-orang disekitarmu akan memberikan energi positif padamu. Seolah-olah semesta alam kemudian mendukung kita. Seperti saat kita mempunyai mimpi, maka baik itu proses jatuh bangun, kesulitan, keberhasilan dan segalanya adalah sebuah proses mestakung itu sendiri.

Saya sadar sejak kecil, saya bukan anak jenius, pintar, seperti teman-teman saya lainnya yang saya pernah temui di ITB maupun di KIT ini. Saya bilang begitu bukan maksud sok merendah hati (haha.. sok iye banget merendah hati), tapi memang benar adanya. Saya sering merasa sulit kalau belajar. Gak jarang juga nilai jelek, haha, apalagi pas waktu di ITB. Saya gak banget kalau udah dikasih soal fisika yang njelimet, dan inget waktu bridging nilai saya ampun anjlok banget. Nilai DRE? haha… lulus pun sudah alhamdulillah. Saya tahu benar kalau saya bukan anak jenius. Sewaktu mau masuk ITB, percaya atau gak, tapi saya benar-benar takut saat melihat teman sebelah adalah juara olimpiade, teman dibelakang juara xxx, teman di depan apalagi pernah juara internasional bidang xxx. wow. Saat di KIT, gak jauh beda. Saya berada ditengak orang-orang melek teknologi yang sudah terbiasa kreatif sejak mereka kecil. wow lagi.

But at least, i still have dream, guts, and Life.

😀😀

Yap… ingin rasanya segera tiba pada masa itu, ketika aku berhasil mewujudkan semua mimpiku.

2 thoughts on “Saya Hidup dari Pertolongan Orang Lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s