The continuation of my journey

Jika mengacu pada “Area X” karya Eliza V. Handayani, tahun 2014 ini adalah tahun dimana manusia mulai mencari planet-planet yang menyerupai bumi. Manusia mengambil gambar lewat teleskop terrestrial planet finder, berharap ada planet lain selain bumi yang bisa ditinggali. Dan pada tahun 2015, dalam Area X disebutkan bahwa semua peralatan sudah mengacu pada konsep “pintar”. Peralatan “pintar” ini semakin menjadi suatu hal yang lumrah dimiliki oleh semua orang. Dan pada tahun ini, manusia semakin tidak bergantung pada bahan bakar fosil.

Ide smart tools dan smart environment

Sayangnya Area X ini hanyalah sebuah novel dengan tema sains dan teknologi yang sangat kental. Banyak konsep fisika astronomi dan IT yang dibahas, terutama dalam aplikasinya untuk kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan dalam novel ini, berdiri sebuah kota “pintar” Hadeslan di pinggir kota Jakarta. Oke… sebenarnya konsep dalam Area X ini sebagian besar sudah bisa terwujudkan. Konsep “pintar” atau sekarang kita sebut sebagai “smart -X” ; dengan –X mengacu pada tools apapun, mulai dari smartphone, smart home, sampai smart city sekalipun. Beberapa kota besar di Indonesia telah mulai mencanangkan program smart city, seperti Bandung dan Jakarta. Sedangkan untuk negara Asia yang telah pertama kali mewujudkan konsep “smart city” ini ada Jepang dan Korea. Namun, perkiraan Eliza V. Handayani dalam Area X tentang ketidaktergantungan kita pada bahan bakar fosil meleset besar. nyatanya, pembatasan BBM di beberapa daerah menuai kegelisahan pada rakyat Indonesia. Sampai-sampai kebijakan pembatasan itu kembali dicabut. Pada kasus ini, bisa kita lihat betapa ekonomi rakyat Indonesia masih jauh dari predikat sejahtera semua.

Namun baik Area-X, maupun masalah bahan bakar bukan hal utama yang ingin saya bahas kali ini. yang jadi sorotan utama disana adalah tentang masa depan yang selalu digambarkan orang-orang serba canggih. Tapi, ya memang kita saat ini berada pada era dimana informasi dan teknologi menyebar dan berkembang dengan sangat cepat. sangat jelas, peran dari para developer diperlukan. Research tentang IT adalah research yang berkembang dengan sangat cepat, karena memang bukan hasil berupa catatan yang diperlukan, tapi apakah research tersebut dapat membantu kehidupan manusia atau tidak.

Satelit Garuda, salah satu satelit yang pernah dimiliki oleh Indonesia

Dan sekarang…. jreng jreng jreng… nampaknya saya akan berada pada situasi orang-orang developer itu. Salah satu elemen penting dalam perkembangan IT adalah adanya kelancaran informasi yang berarti harus adanya suatu alat bernama satelit. Dan jreng jreng jreng… tidak lama lagi saya akan bergabung pada salah satu project nano satellite technology yang ada di Jepang. Karena project ini pulalah saya pada tanggal 24 September 2014 ini akan berangkat ke Jepang, menempuh S2 sambil mengerjakan project tersebut. dan alhamdulillah… saya mendapat beasiswa biaya hidup, biaya kuliah dan sebagainya dari pemerintah Jepang, atau yang lebih dikenal dengan nama MEXT: Monbukagakusho. What i feel about this? Bangga, senang, sedih, takut, tak sabar, agak sedikit ingin sombong, dan juga geram. Haha… it’s really complicated. Tapi, kemudian salah satu perasaan takut karena hendak tinggal di negara yang berbeda bahasa, kebudayaan, bahkan berbeda iklim dari negara Indonesia yang super nyaman ini, hilang. Saya teringat perkataan dari Alphonse Elric dalam Fullmetal Alchemist:

… not just Xing, I’m going to travel around eastern countries, and learn all sorts of things

i want to see all sorts of things, i want to know all sorts of things, i want to meet all kinds of people

both my brother and i want to see the vastness of this world!

 

yap… aku ingin mempelajari banyak hal,  bertemu dengan banyak orang dan yang terutama adalah bepergian ke berbagai belahan dunia!

Tapi, tentu saja, sebuah pencapaian yang tinggi, termasuk pencapaian dari cita-cita akan membutuhkan pengorbanan. Untuk ini, saya mengutip perkataan Edward Elric:

 a lesson without pain is meaningless

that’s because you cannot gain something without sacrificing something else in return

but, once you’ve withstood the pain and overcome it, you will gain a heart that is stronger than everything else. yes, a fullmetal heart.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s