stories and their story-teller (Manga edition)

Oke, tulisan yang lalu adalah tentang beberapa novel atau buku yang memberikan saya motivasi setelah membacanya, memberikan kesan cerdas, mendalam dan sekaligus menghibur. Tapi, selain karya sastra dalam bentuk novel, saya juga sejak kecil telah terobsesi dengan yang namanya kartun. Saya kira anak kecil yang lahir tahun 92-an akan mengalami hal sama dengan menonton kartun Doraemon pada Minggu pagi, unless… dia gak punya TV. Oke, asumsikan semua tahu, dan saya kira kesan pertama yang ditangkap anak-anak dari kartun adalah bahasanya yang mudah dicerna, dan juga memberikan hiburan tersendiri. That’s why, saya sejak kecil menyukai kartun. Kemudian, saat duduk di bangku kelas 5 SD, kakak saya mulai membawa pulang komik-komik Jepang yang kemudian baru saya tahu dengan istilah manga.

Komik yang pertama saya baca sampai beres adalah “Solaris”–serial cantik yang gambarnya oke banget, lalu “Detective Kindaichi”–dengan kasus pembunuhannya yang mengerikan namun saya juga gak mengerti kenapa saya bisa beres bacanya. Lalu saya ingat juga dengan “Kung-fu Komang”–komik komedi yang lucunya parah, dan ada juga “Dolly-Doo”–komik korea dengan gambar teraneh yang pernah saya lihat. Namun, dari sana, saya mulai ketagihan membaca komik (selain membaca buku novel dan sejarah), dan parahnya… saat di MTs saya berteman dengan teman-teman gaul tapi suka baca semua. Salah satu dari mereka bahkan berlangganan majalah komik cantik-“Nakayoshi”. Dan saya gak mengerti baiknya dia yang selalu membolehkan teman-temannya membawa pulang komik miliknya. Dari sekian banyak manga yang telah saya baca, banyak sekali yang memberikan semangat dan menanamkan mimpi. Uniknya lagi, selain cerita yang dibawakan, manga itu adalah sebuah bentuk seni yang juga dituangkan dalam visualisasi. Dan biasanya untuk beberapa mangaka (pembuat manga) dengan jam terbang tinggi, goresan gambar mereka semakin mantap. Ada beberapa mangaka yang ingin saya ulas disini, selain karena hebat dari segi ceritanya, gambar mereka juga keren-keren banget.

1. Arakawa Hiromu

Fullmetal Alchemist, salah satu karya Arakwa Hiromu

Hiromu ini merupakan seorang wanita yang telah sukes menciptakan karakter bernama Edward dan Alphonse Elric dalam Full metal Alchemist. Settingnya berada di Amestris (saya yakin ini merujuk pada negara barat). Memang, karyanya yang satu itu memang salah satu karyanya yang fenomenal. Full metal Alchemist ini menceritakan tentang dua orang bersaudara yang sama sama mempelajari ilmu alkimia karena ingin menjadi alkimia hebat seperti ayahnya. Saat ibunya meninggal, kedua bersaudara itu ingin membangkitkan kembali ibunya dengan ilmu alkimia, yang merupakan tabu dalam ilmu alkimia. Namun, yang terjadi adalah mereka kehilangan organ tubuh, bahkan untuk Alphonse, ia harus kehilangan seluruh tubuhnya dan jiwanya dibalut dalam sebuah baju besi saja. Cerita alkemis ini memang pantas diberi penghargaan. Ceritanya dapat membuat tertawa, menangis, marah dan terharu sekaligus. Tak heran kalau cerita ini mendapatkan penghargaan dalam shonen magazine. Manga ini kemudian dibuat dalam bentuk anime dengan dua jenis: Full metal Alchemist dan Full Metal Alchemist Brotherhood. yang pertama dirilis banyak melenceng dari manga yang telah dicetak dalam majalah. Inti ceritanya belum sampai pada hal yang krusial karena saat itu penggarapannya bersamaan dengan status manga yang ongoing. Sedangkan untuk brotherhood, plot dari anime mengikuti plot pada manga sehingga dengan jumlah episode seitar 50 an telah dapat memberikan impresi positif pada pembaca.

Selain alkemis, Hiromu juga menulis dan membuat manga lainnya yang tak kalah bagusnya, yaitu Gin No Saji. Terinspirasi dari masa kecilnya yang dibesarkan di peternakan Hokkaido, Gin No Saji menceritakan hal yang kurang lebih sama: petualangan seorang anak dari kota yang bersekolah di sekolah peternakan dan perkebunan yang canggih. Manga ini kemudian diadaptasi menjadi anime dengan judul sama dengan dua season berbeda. Selain alkemis dan gin no saji, Hiromu berkolaborasi dengan pembuat cerita lainnya dalam membuat manga. Beberapa hasil kolaborasi nya adalah Juushin no Enbu (Hero’s Tale), dan yang terbaru adalah Arslan Senki. Debutnya pertama kali pada dunia manga adalah Stray Dog. Saat Fullmetal Alchemist masih serial, ia juga sempat membuat serial baru dengan judul “Demon of Shanghai”. Ia menekankan pada chapter 1: “Kalau kalian tidak menyukai serial ini, maka nantikan karya terbaru dari Arakawa sensei akan penuh dengan gloomy sense“. Ini disebabkan genre pada “Demon of shanghai” adalah humor ringan dan fantasy.

Khas nya dari cerita yang dibuat oleh Arakawa Hiromu adalah adanya kedalaman cerita yang dibuat olehnya. Contohnya seperti pada alkemis, dia membuat sosok edward sebagai sosok kakak yang sangat mencintai adiknya dan bertanggung jawab. Ia berani bertindak untuk dapat mengembalikan wujud adiknya. Tanggung jawa, keberanian, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Beda lagi dengan cerita gin No Saji dimana Hachiken sebagai peran  utama mempunyai karakter yang kurang kuat, sering bingung apa yang harus dilakukan, tapi di lain hal mempunyai semangat menolong orang lain yang sangat tinggi. Arakawa Hiromu menanamkan karakter yang kuat pada tokoh manganya, dalam bertindak dan mengambil keputusan.

2. Masashi Kishimoto dan Seishi Kishimoto

Naruto, karya terkenal Masashi Kishimoto

Siapa yang menyangka bahwa mangaka naruto mempunyai saudara kembar yang juga merupakan seorang mangaka? Saya juga baru tahu itu hehe…😀

Yap, Masashi Kishimoto adalah mangaka yang sangat terkenal dengan debutnya Naruto yang sampai sekarang belum beres juga. Ceritanya dapat diterima baik oleh anak kecil maupun oleh orang dewasa. karena alurnya memang bermual dari saat Naruto kecil yang bercita-cita menjadi hokage, sampai ia dewasa dan mempunyai kekuatan yang tidak disangka oleh siapapun. Tipikal naruto yang keras, mempunyai mimpi tinggi meskipun dengan segala keterbatasan yang ada membuat dia tidak menjadi patah semangat. Ia malah akhirnya diakui menjadi salah satu pahlawan desa konoha yang menyelamatkan dari ancaman akatsuki Pain. Berbeda dengan Sasuke, yang mempunyai kecerdasan namun ditengah perjalanan terjebak dalam dendam dan kegelapan. Cerita Naruto ini memberi saya semangat dan inspirasi saat saya sedang merasa down atau merasa tidak bersemangat. Selain itu, ceritanya juga mengajarkan tentang persahabatan, pantang menyerah, dan juga keberanian dalam mencapai mimpi. Boleh dibilang Masashi Kishimoto adalah salah satu mangaka dengan penghasilan yang besar karena karya nya itu. Selain itu, kishimoto sensei berhasil menjadikan cerita naruto ini bertahan sampai bertahun-tahun lamanya. Sebelum naruto ini menjadi series, pada awalnya Kishimoto bertahruh dengan karya oneshot nya yang juga diterbitkan dalam majalah sama. inti ceritanya masih mengambil setting ninja, namun masih belum semenarik yang naruto sekarang, Mungkin karena itu juga, Kishimoto kembali merombak ceritanya sehingga menjadi lebih baik. Karya lainnya yang oneshot ada Mario yang menceritakan seorang mafia bayaran yang tidak kenal hati. Namun, pada akhirnya, Mario diceritakan mempunyai kenangan paling baik tentang ibunya sehingga dibalik sisi gelap dan tak ada hatinya, Mario juga bisa merasakan kasih sayang. Meskipun dicetak dalam majalah mingguan, sebenarnya untuk Mario ini kurang baik dibaca oleh anak kecil menurut

Blazer Drive, dari Seishi Kishimoto

saya, karena kekerasan yang ditampilkan cukup realistis dan mudah ditiru. Tapi tetap, sebuah kaya yang luar biasa.

Untuk art, Masashi Kshimoto memang hebat dalam penggambaran battle part. Dalam beberapa panel tanpa dialog, ia dapat menggambarkan situasi yang sedang terjadi. mungkin itu jugalah yang membuat karyanya diakui dengan baik oleh banyak pihak dan mendapatkan banyak penghargaan selama masa serialisasi nya dalam majalah Jump!.

Berbeda dengan saudaranya Masashi, Seishi memulai debut pada majalah manga mingguan yang berbeda. Blazer Drive merupakan salah satu karyanya yang paling terkenal. Blazer Drive ini mengambil setting Jepang pada masa mendatang dimana pemenuhan energi bisa ditekan dengan adanya mysticker energi yang bisa diaktivasi kapanpun. Namun ada juga sekelompok orang yang dapat mengendalikan mysticker dalam tubuh mereka yang disebut sebagai blazer. Tokoh utamanya, herannya, hampir memiliki karakter yang sama dengan Naruto dan memiliki pengalaman yang sama dengan naruto. Daichi mempunyai semangat untuk melangkah saat ia menyadari bahwa kakanya yang sangat menyayanginya sampai mau mengorbankan diri demi menyelamatkannya. Blazer drive ini kemudian diadaptasi menjadi sebuah video game dengan judul sama. art dari Seshi maupun Masashi Kisihimoto hampir serupa dan tidak dapat dipandang remeh. Saya saat membaca blazer drive terkadang merasa Daichi terlihat seperti Sasuke. Atau saat melihat guru Asuma yang hampir mirip dengan kakaknya Daichi. Namun, yang saya bisa ambil pelajaran dari cerita kedua mangaka hebat ini adalah persahabatan dan bermimpi tanpa pernah berputus asa.

3. Takeshi Obata

Bakuman, menggambarkan Takeshi Obata dan teman story-maker nya banget

sudah banyak karya karya dari Takeshi Obata yang menjadi best seller dan memenangkan penghargaan dalam manga magazine. Takeshi Obata sendiri lebih kepada art, sedangkan untuk story ia selalu berkolaborasi dengan yang lain. Contohnya adalah “Hikaru No Go” yang story nya dibuat oleh Yumi Hotta. Hikaru No Go ini bercerita tentang perjalanan seorang anak bernama hikaru dalam dunia igo (catur Jepang). Ia bertemu dengan arwah dari zaman Honinbo Shushaku yang kemudian mengajarinya igo. karya kolaborasi lainnya yang tidak kalah terkenal adalah “Death Note”, yang story nya berasal dari Tsugumi Ohba. Death note ini, seperti judulnya memang bercertia tentang sebuah buku milik dewa kematian (reaper), jika nama seseorang ditulis disana, maka ia akan mati. Baik art maupun story nya sangat mendukung satu sama lain, yang membuat nama death note ini semakin booming dalam dunia manga dan anime.

Sejak Death Note sukses meraih pasaran, duet dari Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba pun berlanjut. Karya terkenalnya, yang sangat menggambarkan kehidupan mengaka adalah “Bakuman”. Dalam cerita itu, dua orang anak SMP yang bercita-cita jadi mangaka terkenal seperti idola mereka di manga yang pernah mereka baca. Cerita sangat inspiratif, memberikan semangat dan mengajarkan untuk tidak berhenti dalam mencapai mimpi. Dalam cerita ini juga mengajarkan cerita persaingan sehat antara dua mangaka, tapi mereka bertarung dengan cara mereka yang sportif. Kolaborasi lainnya adalah oneshot antara Obata dan  Morita Masanori dengan judul “Hello Baby”.

Karya terbaru dari Takeshi Obata adalah “All you need is Kill”, judul yang cukup mengerikan, tapi cerita yang dibawa memang luar biasa. Disini kill nya merujuk pada membunuh alien yang menginvasi bumi. Kalau membaca chapter 1 dan 2, pasti masih akan membuat penasaran, karena tokoh utamanya mengalami kejadian sama berulang-ulang, di hari dan waktu yang sama, sesaat setelah ia dibunuh oleh alien. Looping inilah yang menjadi point utama dalam manga ini. Untuk story, All you need is Kill digarap oleh Sakurazaka Hiroshi dan Takeuchi Ryosuke.  Sama seperti beberapa manga yang digambar oleh Obata, tema dari manga ini sedikit suram dan menyisakan beberapa pertanyaan pada akhir tiap chapter. Untuk ending, saya masih agak kurang puas dengan manga ini.

Pendapat saya tentang Obata adalah : “Amazing Art!”. Saya bisa langsung mengenali art Obata tiap kali membaca manganya. Detail, futuristik, eye-catching, realistis, dan kostum tokohnya selalu yang sedang trend.

4. Hajime Isayama

cover shingeki no kyojin volume 1

“Attack on Titan” atau “Shingeki no Kyojin” adalah karya terkenalnya yang sedang booming pada tahun 2013. Animenya sudah selesai, namun masih menyisakan banyak pertanyaan. Manganya sendiri, sayangnya, di publish pada majalah bulanan sehingga plotnya berkembang agak lambat. untuk art, boleh dibilang ini adalah manga dengan art yang  tidak sebagus yang lain (apalagi dibandingkan dengan Obata). Tapi untuk cerita, saya bilang: “kereeen!!!”. Attack on Titan atau SNK ini bercerita tentang sebuah daerah yang dikelilingi oleh tembok tinggi yang melindungi penduduk di dalamnya dari para raksasa (titan). Para titan ini alaminya tidak perlu makan untuk bertahan hidup, namun jika melihat manusia, mereka memakannya. Perawakannya seperti manusia, dnegan kaki, tangan, mata yang lengkap namun tanpa alat reproduksi. Yang paling mengerikan adalah, jika kita mematahkan atau memutuskan lengan para titan, mereka dengan cepat bisa beregenerasi. Satu spot yang bisa mematikan para titan adalah jika kita menyabit lehernya.

Cerita ini berkutat pada mimpi seorang anak kecil ntuk memusnahkan para titan dari bumi, sejak ia melihat ibunya sendiri dimakan oleh titan. Dari sana ia mendaftar sebagai squad militer untuk membasmi para titan. Namun, ternyata, cerita ini tidak seremeh dan tidak sesederhana konsepnya. Didalamnya penuh intrik, politik, dan banyak hal yang menjadi cerminan masyarakat sekarang. inilah yang membuat manga attack on titan dinanti-nanti meskipun hanya hadir bulanan.

Jika Art untuk SNK ini digarap oleh Takeshi Obata, saya pikir akan mengerikan sebab dalam SNK banyak kekerasan yang ditampilkan. Namun, walaupun begitu, Hajime Isayama berhasil membuat art yang sesuai dengan ceritanya, realistis, suasana suram, namun cukup detail.

5. Fumiya Sato dan Yasaburo Kanari

Ini juga duet mangaka lainnya selain Ohba dan Obata. Bedanya, spesialisasi dari Fumiya Sato dan Yasaburo Kanari adalah dalam cerita detektif. Mungkin beberapa sudah mengenal Detektif Kindaichi dan Detective School Q, yang memang keduanya berlatar sama tentang detektif. Dan manga Detective Kindaichi kebetulan sudah saya tamatkan sewaktu saya SD.. atau SMP? yah sekitaran umur segitu. untung saja ya saya tidak terpengaruh ceritanya yang banyak tentang pembunuhan. haha…

Dibandingkan dengan Kindaichi, DDS atau Detective School Q ini lebih ringan dan mudah dicerna apalagi untuk anak kecil. Kedua manga ini sangat saya sukai karena selain cerita detektif selalu menarik, tokoh, plot dan juga ceritanya sanagt bagus. Tidak hanya itu, banyak dari trik-trik kasus dalam manga ini yang bersumber dari ilmu pengetahuan sehingga kita juga bsia belajar banyak hal.

6. Aoyama Gosho

Other side of Aoyama Gosho: Yaiba!

Detective Conan, adalah karyanya yang paling terkenal dan bahkan sampai sekarang belum beres juga haha.. (ini entah kapan beresnya). Aoyama Gosho dengan art nya khas membarikan kesan detective bersahabat untuk conan. Dengan cerita yang unik, yaitu cerita tentang detektif yang masih SMA tapi sudah sangat terkenal di kalangan kepolisian yang tiba-tiba menghialng tanpa kabar. Sinichi, anak SMA tersebut, rupanya diberi racun oleh organisasi gagak hitam yang malah pada akhirnya berbalik mengecilkan tubuhnya! Oleh karena itulah Sinichi berperan sebagai seorang anak kecil bernama Conan Edogawa. cerita Conan ini menarik, kasus yang diangkat tidak seberat kindaichi, dan mudah dicerna oleh segala umur.

Karya lainnya dari Aoyama Gosho adalah “Yaiba!” Sebuah komik humor yang berhasil membaut saya tertawa terbahak-bahak sewaktu dulu. Setting yang digunakan sangat berbeda jauh dengan Conan. Yaiba ini bercerita tentang seorang anak kecil yang bisa menggunakan kekuatan dari  bola elemen dasar. Ia tiba-tba terlempar ke masa yang akan datang, dan lawannya juga sama sama mengincar bola dewa tersebut. Agak mirip dragon ball sih sebenarnya, dan ide terlempar pada masa yang akan datang hampir seperti Inuyasha. Tapi, cerita yang dibawakannya sangat segar dan menghibur.

Masih banyak mangaka hebat lainnya, baik dalam art maupun story. Tapi kalau disebut satu satu saya kewalahan juga… haha😀. Tapi, kesukaan saya terhadap manga memang berawal dari ikut-ikutan kakak saja. Tapi begitu menyadari bahwa banyak hal yang bagus dan menarik yang bisa diambil dari cerita manga, saya jadi ketagihan juga. Oleh karena itu, meskipun semua orang melihat komik sebagai sesuatu yang kurang baik, saya pikir itu tergantung pada apa yang kita baca dan apa yang kita ambil pelajaran dari sana. Suatu cerita yang baik tidak akan menjadi manfaat jika tidak tersampaikan pada pmbacanya. Namun, suatu cerita yang buruk juga tidak akan menjadi berbahaya jika tidak ada satu orang pun yang membacaranya. Baca, baca, baca, sehingga kita lebih luas dalam mengenal dunia lewat berbagai macam bacaan😀.

2 thoughts on “stories and their story-teller (Manga edition)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s