Pantanganku selama tugas akhir ini…

Kya… udah pertengahan Mei nih! kabar Tugas Akhirmu bagaimana?

Karena dari sejak kemarin tugas untuk program ditambah terus, dan alih-alih dikatakan: “yak, tinggal draft” oleh dosen pembimbing, malah tugas lain saya dapatkan. Seminggu lalu, dosen saya bilang: “Coba kamu ubah ke bantuk 3 dimensi. Atau sebenarnya bisa analisis dengan FFT, tahu FFT kan? Tapi menurut saya lebih mudah kalau mengubah ke 3 dimensi”. Wow. Subhanallah lah. Saya mengubah dari 1 dimensi ke dua dimensi saja kelabakan minta ampun. Oke, apa sih yang diubah itu? itu lho… FDTD method. Apakah itu? semacam metode komputasi numerik untuk memecahkan persamaan Maxwell. Ngeri dengarnya juga. Tapi inilah tugas akhir saya. Yang dilakukan? Cuma membuat program kok. Cuma membuat program. Dan beberapa hari ini saya dibuat kesal dengan orang-orang yang bertanya: “belum selesai juga programnya?” ya… kalau saya orangnya jenius banget, memang keterlaluan. Tapi, buat orang seperti saya, rasanya ingin menjawab setengah berteriak: “Memangnya membuat program itu mudah?”

Metode yang abstrak. Rumit untuk dimengerti. Agar mengerti, menurunkan rumus sendiri, barulah bisa angguk-angguk, “Oh, begini ternyata FDTD itu”. Setelah mengerti, lari ke komputasi (read: memprogram). Butuh pembuktian bahwa metode itu cukup efektif. Aplikasi metode ini? Eits jangan pandang remeh. Ternyata metode ini bisa masuk ke segala bidang! Tinggal bagaimana cara kita bisa memanfaatkannya. Saya juga sempat kaget ketika wawancara dengan prof. Mengu Cho, ternyata beliau tahu metode ini! “Saya pernah mempelajarinya, jadi saya tahu sedikit tentang ini”. Wah, padahal saya pikir topik ini tidak banyak menarik minat orang. Hehe.

Kendala terbesar dalam memprogram adalah menemukan logika tepat. Lebih kepada kalian membayangkan suatu bangun abstrak yang terdiri dari grid-grid kecil, dan setiap grid berlaku hukum Maxwell. Bayangkan bagaimana gelombang merambat dan sebagainya. Susah memang, tapi menarik. Menarik, tapi juga selalu membuat stress ketika tidak ditemukan juga jawabannya. Setelah itu, ujung-ujungnya menonton anime. Haduh…

Oleh karena itu, beberapa hari lalu saya membuat pantangan untuk diri sendiri selama pengerjaan tugas akhir ini. salah satunya adalah tidak ada nonton anime selama program dan draft belum selesai. Yang lainnya, tidak ada manga, kecuali Naruto(yang ini sedang seru-serunya dan gak makan waktu banyak :p). Kalau melanggar pantangan, hukumannya bisa lebih berat. Yang pasti karena ini keputusan saya sendiri, maka saya bertekad untuk tidak menarik kembali kata-kata saya. Begitulah, TA, FDTD, dan anime. Semuanya demi mengejar sidang Juni dan wisuda Juli 2014!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s