wake up, your dream is still far away!

Masa futur, orang-orang bilang. Masa down, masa dimana kamu tidak mau berbuat apa-apa selain yang membuat kamu senang. Masa dimana kamu juga akan merasa apa artinya melakukan ini itu. Ya, semua orang pasti pernah merasakan masa-masa seperti ini. Normal? tentulah! Kita manusia yang mempunyai emosi. Masa-masa seperti ini merupakan masa yang sulit, karena kita diuji untuk melawan–tidak lain tidak bukan–diri kita sendiri.

Hal ini pernah disebutkan dalam anime Kuroko No Basket, ketika SMA Seirin berhasil memenangkan pertandingan melawan Akademi Touou. Midorima dari Shutoku bilang, “bagaimanapun, lawan mereka sekarang adalah diri mereka sendiri. Karena sebelumnya mereka telah menang melawan orang yang kuat, maka sekarang mereka pasti sedang merasa berada pada puncak.” Cepat berpuas diri, itulah sifat dasar manusia. Mungkin saat kita berhasil mendapatkan sesuatu target yang sulit dengan kerja keras, setelahnya kita masih terkungkung dengan perasaan senang dan puas tersebut. Tinggal bagaimana langkah selanjutnya dari kita, apakah berhenti dan puas saja, atau lanjut kembali dengan semangat yang sama atau bahkan lebih?

Masih ingat euforia yang saya rasakan ketika menerima surat keputusan diterimanya saya untuk S2 di jepang. Beberapa hari setelah itu, saya masih bersemangat ini itu. Namun, lama setelah itu, terjebaklah saya pada kondisi tadi. Saya merasa ingin semua cepat selesai, namun tanpa melakukan sesuatu apapun. Bahaya, saya menyadarinya. Rasanya seperti ambisi yang pernah saya rasakan hilang. Mimpi itu begitu jelas, tapi remang-remang ketika dipandang. Ah, ini rasanya ketika cepat berpuas diri dan merasa bisa melakukan semua hal. Padahal TA saya masih banyak yang harus diperbaiki. Program nya belum selesai, dan lain-lain. Dan begitu melihat yang lain, kok terlihat sudah beres semua ya? tinggal draft gitu. Muncullah rasa panik. Tapi belum juga melakukan apa-apa.

Oleh karena itu, saya rasa saya perlu mengembalikan ambisi dan mimpi-mimpi yang selalu saya rasakan waktu dulu. Wake Up! Sabitsuita meni hi wo tomose. Get up! kusubutteru baai janainda zettai. Potongan lirik dari Fantastic Tune ost. Kuroko no Basketball. Dua lirik yang tidak kurang artinya: bangunlah! cahaya itu menerangi mata yang berkarat. Bangkitlah! itu bukan situasi dimana kau membara selamanya. Wow, seperti diteriaki: “Bangun MI!!! kamu mau seperti ini dan merasa puas diri!!! memangnya kamu siapa???”

Kembali saya mendengar mimpi yang telah lama padam kembali memanggil. Ayok, perjalanan kamu masih panjang!

Ok, i will live a life with no regret –> mengutip quote dari Portgas D. Ace (One Piece). Yeah! i think i come to my sense again!

Thanks to a bitter word from my lecturer. I will be embarassed saying i’m an engineer if i’m not cut out for this. Just wait and see, master!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s