2 Yes, 1 No

Mau apa setelah kuliah? udah apply kemana aja? udah ada yang diterima? skor TOEFL berapa? mau ke TU lagi mi?ngapain?

Pertanyaan-pertanyaan diatas yang dilontarkan banyak orang beberapa minggu atau bahkan beberapa hari lalu pada saya. Target saya untuk tahun ini adalah lulus tepat waktu (Juni atau Juli) dan mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Harus luar negeri banget ya? beberapa orang kembali bertanya. Ya, namanya juga mimpi, berhak dong kalau saya pasang setinggi-tingginya😀

Jadilah saya mulai memburu beasiswa sejak tahun lalu, bahkan mulai ancang-ancang mencari jadwal penerimaan di beberapa universitas di luar negeri. Dan karena saya ada di ITB, alhamdulillah sekali ada web international office. Disana diinfokan semua jenis beasiswa, termasuk exchange sampai beasiswa PHd. Sayangnya kalau lewat kantor IRO (International Relation Office), pasti di pasang syarat skor TOEFL 550. Sedangkan saya yang tes TOEFL untuk pertama kalinya mendapat skor hanya 510. Alhasil, beberapa beasiswa exchange yang saya ajukan tidak pernah lolos satu pun (hiks.) . Tapi sudah tahu syaratnya begitu, saya tetap apply juga, yah hitung-hitung sebagai pengalaman untuk pengajuan beasiswa.

Dan disaat semester 7 tingkat 4 ini mulai, saya juga sudah ancang-ancang membuat research proposal S2, meskipun berbekal nekat karena belum tahu banyak. Target beasiswa saya yang pertama ke Tokyo Institute of Technology dan deadlinenya itu Oktober akhir. Tapi…. harus sudah punya dosen disana yang mau menerima saya sebagai mahasiswanya. Alhasil, saya pun mengirim email ke beberapa dosen (yang saya lupa berapa jumlahnya saking banyaknya hehe) dan sampai akhir Oktober belum menerima balasan satupun. Tapi saya apply juga tanpa Letter of Acceptance. Biasa, nekat saja haha. Dan sampai sekarang belum ada kabarnya (pastinya gak lolos verifikasi itu :D). Lalu saya pun mencoba apply beasiswa INPEX (Jepang juga), meskipun disana syaratnya adalah mahasiswa jurusan ilmu murni (sains). Sedangkan saya teknik. Ya sudah, apply saja. Pengumumannya juga nanti Maret 2014,masih lama, batin saya.

Sementara itu, di semester 7 itu, saya mengambil kuliah satelit dan ada kabar bahwa ada kuliah tamu dari dosen di Kyushu Institute of Technology. Oke, saya ikuti saja meskipun telat datang hehe. Ternyata yang memberi kuliah adalah salah satu researcher dari KIT yang juga dari luar Jepang. Di akhir presentasi, beliau menjelaskan ada kesempatan untuk beasiswa S2 dan S3 disana. Kita cuma harus apply dan segala macamnya. Setelah kuliah itu, saya  pun membuka Web yang dimaksud oleh researcher tadi. Oh, ternyata memang ada program S2. Tapi… yang diterima cuma 2! wowww… dan itu entah dari berapa negara yang apply ya? haha. Tapi semangat memburu beasiswa kembali lagi. oke, kita coba yang ini!

Alhasil, dari semangat itu, saya bolak balik TU, membuat research plan atas saran dari dosen satelit saya, mempelajari TA kakak tingkat tentang satelit, dan sebagainya. Ok, deadline tiba! dan harus ada 3 orang referee dosen. Nah, ini  nih yang butuh keberanian cukup besar hehe. Tapi alhamdulillah saya mendapatkan 3 referee juga dan dikirim tepat waktu. fiuuh…

Sementara menunggu pengumuman dari hasil seleksi 1, saya juga mengikuti beasiswa Hiroshima University talented program. Yang ini nih, saya salah baca nominal beasiswanya. Saya kira 100.000 Yen/month for 24 months adalah selama 24 bulan menerima 100.000. Wah… itu kan kecil banget! lalu saya email professor disana menanyakan apakah ada beasiswa tambahan, beliau menjawab tidak ada. Lalu saya dengan cemberut melihat jawaban tersebut kembali membaca posternya. eh, itu kan per month, artinya dalam 1 bulan itu 100.000… haduh, malu sekali saya karena tidak teliti -_-. Oke, saya apply juga, dengan research plan yang saya tidak yakin oke karena “maksa” nyambung dengan bidang cybernetics.

Dan akhirnya beberapa minggu lalu, saya menerima email dari pihak beasiswa PNST (satelit, KIT) yang menyatakan saya lolos seleksi pertama. Artinya saya harus masuk seleksi kedua, yaitu wawancara! dan itu lewat Skype! hadeuh… padahal saya belum pernah pakai skype sama sekali -_-. Jadilah itu minggu yang hectic mengutak atik skype dan laptop (karena gak bisa nangkap suara), dan juga minggu hectic untuk latihan wawancara dalam bahasa inggris. Yah, wawancaranya luar biasa lah, cukup membuat saya seharian gak mau ngapa-ngapain. hehe.

Dan minggu lalu, salah satu adik kelas saya yang di RV sms: “Teh, ada surat buat teteh dari jepang. Aku gak ngerti tulisannya, semuanya kanji. Eh, tapi ada deng, katanya INPEX”. Wow, ternyata lebih cepat dari jadwal awal. Lalu saat saya pulang, ternyara suratnya kecil banget. Saat saya buka: bla bla bla , thank you … but regretly, we can’t…

Oke, INPEX belum berhasil untuk sekarang. Tidak apa, batin saya dengan sedih yang berlipat-lipat.

Lalu, di minggu yang sama, sore-sore pada hari Jumat, HP saya berbunyi klik. Ada pesan masuk lewat gmail. Saat dilihat di pemberitahuan, atasnya adalah [IMPORTANT PNST RESULT]. Wow, saya deg-degan tidak karua. ingin buka emailnya, tapi juga tidak ingin. Akhirnya saya buka:

PNST result

 

Ada perasaan ingin menangis, haru, senyum sendiri, dan juga ingin berteriak. Subhanallah, saya diterima!dan masuk beasiswa monbukagakusho MEXT!

Saya baca berulang kali takut salah baca. Tapi, benar, katanya untuk Ms. Rahmi Rahmatillah dan saya accepted!

Mulailah minggu yang hectic lagi dalam mengumpulkan berkas berkas yang harus dikirim ke Jepang dan harus sampai sana tanggal 10 Maret nanti. Sementara itu, 3 hari yang lalu ada email masuk juga:

hiroshima result

ternyata dari Hiroshima talented program! dan meskipun prof yang saya pilih tidak bisa menerima saya, Profesor yang memanage program tersebut bilang grade saya bagus (padahal gak segitunya hehe) dan aplikasi juga penelitian saya bagus. Beliau bilang supaya saya kembali mengirimkan research plan untuk prof yang berbeda. Wow, 2 Yes in a row. Sampai saat ini, saya jujut belum bisa mengirimkan email balasan pada Prof. Toru karena bingung menjelaskan bahwa saya sudah memilih KIT lebih dahulu. Tapi, pasti ada jalan!

begitulah, alhamdulillah perjuangan itu berbuah hasil juga. Seperti yang di anime bakuman bilang: Manga yang hebat itu perlu keringat dan kerja keras!

Oke, September to Japan! Kyushu, wait me! Wisuda Juni/Juli, Aku pasti bisa! Semangat TA!!!

NB: FDTD silinder, aku akan buktikan aku bisa! hohoho

2 thoughts on “2 Yes, 1 No

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s