Gaya (Hijabers) Baru di nikahan pembina

Sebenarnya sudah agak basi ketika menulis ini, soalnya kejadiannya adalah kemarin hari Minggu. Jadi ceritanya ada pembina saya dulu waktu di rumah visi salman virgo yang nikah. Tempatnya kebetulan bukan di Bandung, tapi di Ciamis. Untungnya, yang mau datang ke nikahan beliau gak hanya satu atau dua, tapi banyak banget. Karena itu, kita semua nyewa bus untuk ke Ciamis. Maklum, waktu tempuh Bandung-Ciamis sama kayak pulang kampung ke daerah saya, sekitar 5 jam-an lah. Kami berangkat jam 2 malam dari depan Salman. Dem gak bangun kesiangan, saya semalam suntuk tidak tidur. Baca buku lah, komiklah, bahkan sampai mandi jam 12 malam kurang. Karena rencananya saya langsung gani baju setiba di sana, gak mandi lagi haha😀

Akibatnya ya saya ngantuk lah selama perjalanan. Tapi beberapa kali terbangun, jalan menuju k Ciamis hampir sama seperti mau ke Cianjur. Masih asri dan enak di lihat mata. Begitu kita sampai, kita ditampung di rumah pembina rumah visi sekarang, Teh Fitri. Oya, pembina saya yang mau nikah itu namanya Teh Didah. Mulailah dari sana antri-antri mandi. Karena gak keburu, tadinya niat mau mandi lagi, jadi gak. Akhirnya saya langsung ganti baju saja. Sejak dulu banget, saya ingin nyoba gaya-gaya kerudung aneh (red: hijabers), tapi gak pernah berani karena gak PD. Nah, hari itu, saking niatnya mau banget pakai gaya hijabers, saya bawa kerudung lebih. Rencananya mau dianeh-anehin. Nah, kebetulan disana juga teman-teman pakai gaya kerudung yang oke-oke, jadi saya agak memberanikan diri untuk bisa pakai gaya kerudung seenggaknya gak terlalu polos. Malu juga kalau cuma kayak sehari-hari. Apalagi pembina saya yang mau nikah ini, sehari-harinya aja modis dan cantik, malu dong kalau biasa aja hehe😀. Dengan bantuan kakak karisma, Teh Inna, saya bisa juga pakai kerudung belit-belit yang saya sendiri gak faham gimana itu caranya. Tahu-tahu jadi deh. Demi mengabadikan momen saya pakai kerudung (agak) gaya, tentu foto dong… hohoho

Dari kiri ke kanan: saya, zizah, Diana

Dari kiri ke kanan: saya, zizah, Diana

Hasilnya? hm… cukup oke lah, hehe. Setelah itu, tentu kita berangkat ke tempat kondangan yang oke abis. Yang ngisi hiburan dari tim marawisnya. Datang ke nikahan kayak gini jadi kayak di film KCB, lebih islami. Yang lebih oke lagi, adat nikah sundanya gak di skip. Ada pager ayu, dll. Waktu lihat Teh Didahnya… hm,, cantik banget🙂

Satu hal yang wajib dilakukan ketika datang ke kondangan: berburu makanan. Walaupun udah bergaya hijabers gini, ritual wisata kuliner gak boleh ditinggalkan. termasuk juga teman-teman saya yang lain. Padahal udah dandan cantik, kelakuan mahasiswa yang satu ini gak ditinggalin -_-”

Begitulah, akhirnya beranjak menuju siang kami bersiap pulang ke Bandung meninggalkan udara Ciamis yang hari itu panas sekali. Meskipun jauh dan capai, tapi memang, memenuhi undangan adalah salah satu kewajiban seorang muslim terhadap muslim lainnya. Tak hanya itu, meskipun saya dan teman-teman tidak menghadiahkan kado yang wow banget, tapi yang paling penting adalah kita yang bisa menyempatkan diri datang jauh-jauh. Apalagi, yang ngundang itu adalah pembina waktu saya tingkat satu. Terasanya sudah seperti keluarga sendiri. Yang lain pun sama. Meskipun ada yang besoknya UTS, atau ada deadline laporan, atau ada kuis kayak saya (kuis ANTENNA haha :D) kami tetap menyempatkan. Do’a untuk pembina kami, semoga barokah dalam menjalin rumah tangga, dan jadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah…amien….

Terakhir, ada suvenir juga dari sana. Tempat tissue warna pink🙂

Foto1389

2 thoughts on “Gaya (Hijabers) Baru di nikahan pembina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s